Perjalanan Rasa #3

melanjutkan kembali, perjalanan mengasihinya.

hari-hari setelah periksa membuatku semakin menyayangi diriku sendiri, rekaman di layar monitor ketika usg waktu itu, masih tergambar jelas hingga saat ini. meski nggak dicetak, tapi aku masih ingat dengan seksama penjelasan dokter.

kandungannya sehat, alhamdulillah. aku sudah jaaauuh lebih baik kondisinya, justru tidak mual parah lagi sejak tau kalau hamil. aku harus menjaganya, jadi sejak saat itu bener-bener belajar, apa yang boleh dilakukan, apa yang harus dihindari.

Continue reading “Perjalanan Rasa #3”

Perjalanan Rasa #2

bismillah, lanjut lagi yaa. kali ini memasuki fase kehamilan, pelan-pelan saja.

ketika Hawa lahir, aku dan mas bas sibuk. wira-wiri, kami menjadi om dan tante siaga hehehe. padahal, saat itu kami juga sedang persiapan resepsi, beberapa hari lagi.

sejak Hawa lahir, sebenarnya sudah ada tanda-tanda aku hamil. aku masuk angin paraaaah saat itu, tapi nggak nyadar, dan nggak mau berharap banyak. demi terlihat fit saat resepsi, aku tentu saja minum tolak angin :”)

Continue reading “Perjalanan Rasa #2”