Random Talk #15

“jangan ngalah, nanti dia seneng karena berhasil membuat kekacauan di sini”

kira-kira begitu kalimat yang sering mas ucapkan akhir-akhir ini. aku sedang ada pada titik dimana nggak tau harus ngapain lagi biar bisa merasa ‘puas’. iya, orang itu rupanya sudah berhasil mengacaukan pikiranku.

tapi nggak cuma sampai situ, ketika aku bertanya-tanya dalam hati yang udah sesak ‘trus aku harus gimana?’ karena dulu pas mau ‘maju’ pun selalu dicegah, dengan berbagai alasan. mas cuma bilang, “sabar, kita diuji karena Allah yakin kita mampu menyelesaikan ujian ini.”

Continue reading “Random Talk #15”

Pojok Baik #8 | Introspeksi

pesan ringan ini aku tulis sebagai pengingat diriku sendiri, sebab aku pun masih harus terus belajar.

seperti pada postingan itu, penyakit hati memang bisa datang dari mana saja, dan kapan saja. Continue reading “Pojok Baik #8 | Introspeksi”

Pojok Baik #7 | Iman

ada hal yang lebih perlu kita tanyakan setiap harinya, yakni… apa kabar iman kita?

sebab… iman itu fluktuatif, kadang naiiik banget, kadang juga merosot, turun se-turun-turun-nya. Continue reading “Pojok Baik #7 | Iman”