Pulang #3

hari ini, izinkan aku mengapresiasi ingatanku kembali, ya?

merayakan hari di mana aku kembali diizinkan minum susu, setelah dua tahunan selalu mual dan pusing ketika coba minum susu. alhamdulillah, bertepatan pula dengan promo di indomaret, yang ternyata tetep lebih mahal dibandingkan harga biasa di rahma.

sebenarnya susu pertama yang aku beli ketika udah bisa minum susu bukan susu ini, tetapi susu ini yang tiba-tiba membawaku terbang ke suatu momen yang khas. dan aku lupa itu apa. aku penasaran.

setiap kali aku nyedot ini susu, kurasakan aromanya, serta alirannya yang begitu konstan membasahi kerongkonganku yang kemudian mengirimkan pesan kepada otak, bahwa ada sesuatu yang pernah terjadi dengan susu ini.

apa???

butuh seminggu lebih untuk memulihkan ingatanku. padahal, dulu aku selalu menyimpan setiap detail hari-hariku dengan rapih, hingga ketika aku melakukan sesuatu, pasti mudah mengingat hal yang dulu-dulu pernah terjadi yang berkaitan dengan sesuatu di masa kini.

tapi, harus kuakui, semenjak bersamamu, atau mungkin efek dari teorema lemma serta sekian banyak algoritma yang aku pelajari di sini, memoriku menjadi tidak serapih dulu. atau mungkin, aku hanya boleh mengingat yang penting-penting saja? ya, mungkin.

jadi, singkatnya, susu yang aku gambar di atas itu adalah… susu yang pernah jadi sponsor DBL, beberapa tahun yang lalu.

yaa, ada momen ketika aku berusaha move on dari dia (yang aku tulis di postingan kedua), ikut kegiatan ini itu. tapi justru bertemu seseorang yang pernah mampir, dan hampir mampir di hidupku. momen yang tidak menyenangkan, sebab tetap saja aku gagal move on.

*menghela napas panjang*

 

aku nulis ini hanya untuk berjaga-jaga. siapa tau, beberapa tahun lagi aku merasakan hal yang sama ketika minum susu ini, tetapi aku kembali lupa dengan momen yang terjadi. cukup ingatkanku tentang DBL, biar kurangkai sendiri puing-puing memori itu, sebab bila kuceritakan di sini, terlalu panjang dan tidak efektif.

setidaknya, aku sudah titipkan ingatan ini padamu, seandainya aku lupa, tolong ceritakan kembali momen ini.

tenang saja, ini hanya sedikit cerita semasa SMA, masa sebelum aku bertemu denganmu. ketika aku merindukannya, itu bukan berarti aku ingin kembali bersamanya. aku hanya ingin berdamai dengan kenangan sebelum akhirnya aku pulang, pada definisi sebenarnya, tanpa membawa apapun yang ada di masa lalu, dan bersiap melanjutkan sisa hidup, denganmu.

karena pada akhirnya, seluruh cerita ini akan bermuara pada kita.

selamat menikmati hari jumat!

sampai, jumpa.

(Visited 150 times, 1 visits today)

Leave a Reply