Pojok Baik #11 | Memantaskan Diri

assalaamu’alaykum, kembali lagi di pojok baik, edisi sebelas kali ini bakal bahas tentang memantaskan diri.

seperti yang udah aku share di sini

yah, fenomena yang terjadi beberapa tahun terakhir adalah banyaknya pasangan halal yang mengumbar foto mesra di sosial media, sehingga banyak yang baper alias bawa perasaan. ya mungkin aku salah satunya heuheuheu, tapi itu kayaknya nggak berlaku bagiku saat ini sih, karena jujur aja, lama-lama ilfeel kalau liat yang begituan.

kemudian dibalik foto mesra itu, muncul komentar-komentar yang khas, salah satunya adalah ‘relationship goals’. sebenernya, yang jadi pertanyaan adalah, apa yang membuat orang bisa berkomentar demikian?

apakah hanya karena pasangannya enak dilihat? karena mereka ganteng dan cantik saja? atau karena kisah-kisah drama mereka?

padahal, di balik foto yang instagram-able itu, ada kesulitan-kesulitan yang tidak pernah kita ketahui, yang sudah berhasil mereka lalui, dan belum tentu bisa kita selesaikan apabila masalah itu hadir di kehidupan kita.

intinya, jangan terlalu baper kalau liat foto selebgram seperti itu. jangan dikit-dikit bilang ‘wah, bajunya bagus, mau beli jugaa’ heuheuheu, padahal yang nampak bagus di orang belum tentu bagus pula apabila kita pakai. mereka terlihat bagus memakai baju itu, karena memang udah dasarnya cantik/ganteng kan? dan untuk terlihat cantik/ganteng pun pasti butuh usaha, minimal bisa merawat diri sendiri, dan juga rajin mandi.

pertanyaan selanjutnya, apakah kita sudah melakukan usaha yang sama, atau bahkan lebih?

itu baru soal luaran aja ya, masalah penampilan aja butuh usaha. apalagi kalau ‘relationship goals‘ yang sesungguhnya, pasti nggak sekedar luarannya aja.

bagiku, yang namanya ‘relationship goals‘ itu adalah memiliki pasangan yang se-iya se-kata seiring sejalan dalam hal apapun, terlebih dalam urusan agama. kita boleh punya passion yang berbeda, tapi tujuan hidup kita sama, yakni mencari bekal untuk kehidupan di akhirat kelak.

tapi, kembali lagi ke poin utama, semoga kita tidak hanya sibuk komentar ‘relationship goals‘ kemudian lupa memperbaik diri. karena kita semua tau, jodoh adalah cerminan diri. kalau kita memperbaik diri hanya karena selebgram yaa bisa jadi kita juga mendapatkan pasangan yang niatnya juga hanya karena selebgram saja.

maka, setelah ini, bila memang selama ini niat kita masih keliru, yuuk selagi masih ada waktu, kita perbaiki bersama. mari niatkan segala perubahan diri ini karena-Nya.

menikah adalah ibadah yang paling lama durasinya, pasti di dalamnya ada banyak masalah yang datang bergantian untuk menguji seberapa kuat pondasi rumah tangga yang dibangun bersama pasangan kita.

dan satu lagi, tidak perlu buru-buru memutuskan untuk menikah, karena semua akan ada saatnya. tetap usaha, perbanyak doa, insyaAllah jika memang sudah waktunya, akan Allah hadirkan seseorang yang tepat untuk kita. ndak usah balapan, mending saling mendoakan.

oiya, bagi yang sudah berpasangan, jangan ikutan komentar ‘relationship goals‘ sambil berharap suami atau istri kita bisa seperti pasangan selebgram itu yaa. heuheuheu.

semangat berproses.

sampai, jumpa.

-kirahfz

(Visited 58 times, 1 visits today)

Leave a Reply